Selamat Datang di F Ramadhani xFTPx Blogspot Selamat Browsing Semoga Bermanfaat :p

Rebel For Most Of Your Lifetime ( Outsider Handayani Rock City ) xFTPx


^^ Untuk kaum yang tersisih dan terlupakan. Untuk mereka yang tersudut dan terdiam. Lawan dunia yang marak akan benci & dengki dengan letup cinta yang tegar menyala ^^


^^ Jadilah seorang counter-culture with a big heart, yang bertanggung jawab, respect thd keluarga, lingkungan dan bumi pertiwi ^^

Jumat, 08 Juni 2012

Indonesiaku Yang Fanatik

   Terkait dengan bunyi status FB SID yang berbunyi "Tolong hentikan cara2 berpikir model sinetron yg penuh drama dan konflik nan tak penting. SID bukan tim sepak bola. Fanatisme berlebihan akan membunuh kalian semua. Wake up!" Tak disangka SID mendapat beberapa respon menarik yang menganggap kami menyudutkan sepakbola Indonesia dan supporter-nya.

   Inilah yang terjadi jika imajinasi dan daya nalar tidak digunakan dalam mengartikan sebuah expresi.

    Kami mengerti sikap fanatik itu perlu dalam menunjukkan loyalitas. Dan SID akan menghargai sikap fanatik dlm bentuk apapun [bola, musik, agama dll] asal sikap fanatik tsb tidak sampai memakan korban jiwa dan menimbulkan permusuhan antar manusia di Indonesia.

    Namun apakah yg kerap terjadi di Indonesia? Semua merasa tim-nya, ras-nya, agamanya atau band idolanya paling hebat lalu dengan bangga memusuhi orang2 yang berbeda dengannya. Itu kenyataan di lapangan dan itulah yang ingin kami pertanyakan.

  Perlu diingat. Konteks SID ketika berkata 'fanatisme yg berlebihan akan membunuhmu' itu dalam kerangka yg luas, bukan cuma dalam konteks supporter bola namun lebih kepada semua unsur sikap fanatisme terhadap sesuatu.

  Kerusuhan2 dlm konser musik/pertandingan bola maupun kerusuhan2 yang berbau SARA semua berawal dari rasa kebersamaan/loyalitas sebuah kelompok yg berlebihan dan ujung2nya memakan korban jiwa. Bagi kami itu pola pikir yang sangat bodoh dan terbelakang. TIDAK ada manusia yang layak mati sia-sia hanya karena perbedaan selera musik/bola/agama.

   Kami berkata 'SID bukan tim sepak bola' sebagai kiasan karena akhir2 ini kami melihat sikap fanatik fans SID [Outsiders] hampir berlebihan dan mendekati fanatisme supporter bola.

   Terus terang kami tidak nyaman dgn situasi ini. Tujuan kami membuat band bukan untuk dipuja-puja dgn perasaan fanatik berlebihan. Kita percaya semua manusia itu sama dimata Tuhan, terlepas dari apa itu suku, agama, ras, musik atau tim sepakbola favoritnya.

   Mungkin bagi anda yang kurang bisa menangkap maksud kami, intinya adalah: cukup sudah warga Indonesia saling mangsa hanya karena perbedaan2 kecil yg seharusnya tidak menjadi masalah tsb.

Bersatu. Boleh fanatik tapi saling menghargai dan berjiwa besar. Sportif.

Cheers,


Jrx

Kaum Marjinal

   KITA mungkin jarang menggunakan mata dan pikiran kita mengamati; bagaimana anak-anak telantar terpaksa mencari nafkah.

    Di sekeliling kita, bahkan di tengah kehidupan masyarakat ilmiah pun menyodorkan realitas itu. Kita bangga bahkan orgasme bergelut di masyarakat ilmiah, namun kita jarang berpikir tentang mereka, tentang yang terpojok dalam kehidupan marginal sana; sumbangsi apa yang tepat untuk meringankan beban hidup mereka.

    Kita hanya sibuk mencari ilmu, terhisap daya magnik keegoan diri sendiri: Bagaimana saya mencari ilmu sebanyak-banyaknya, lalu saya bekerja dan mendapat kedudukan dan status sosial di atas mereka. Kampus tempat bergelut hanya dipandang sebagai bagian mesin dari industri. Kita siap mengabdi untuk industri bukan untuk kemanusiaan.

    Kehidupan mereka, kaum marginal bukanlah keinginan mereka untuk masuk dalam wilayah pertarungan hidup yang keras itu. Ada keterpaksaan lantaran karena keegoan para mantan intelektual yang hanya bangga dengan gelar dan ilmunya. Keegoan para ilmuan yang telah mendapat kedudukan yang hanya mementingkan diri dan proyek mereka.

    Di balik jeratan hidup di tengah keterpaksaan itu, apakah mereka susah? Mereka telah terbiasa hidup pahit, sehingga kepahitan tak mereka lagi alami yang sangat. Dalam realitas keseharian, mereka juga memiliki senyum, canda bahwa kepuasan yang jarang mungkin kita rasakan. Tidurnya pun nyenyak.
Iya mereka punya senyum, canda namun di balik semua itu, mereka juga punya rasa marah. Mengapa kemarahan mereka tidak mencuat, padahal himpitan hidup telah menderanya?

    Mereka itu sabar bukan karena kesabaran hati mereka, tapi sabar keterpaksaan. Mereka sabar, karena mereka belum memahami tentang hak-haknya. Mereka belum mengetahui bahwa mereka itu hanyalah korban eksploitasi dari para intelektual, mereka belum memahami tentang permainan busuk elit potikus. Mereka itu hanyalah efek dari para koruptor-koruptor yang menjarah hak kebahagiaan atas mereka. Semua itu mereka belum paham, kalau pun mereka paham, mereka hanya memendam kemarahannya saja.

    Kini, ada baiknya kita membiasakan diri menengok ke bawah, di pinggir-pinggir jalan, di balik hiruk pikuk politik, bahkan harus menenggok di balik ketidaktahuan mereka, sebelum mereka mengatahui siapa sesungguhnya yang menjarah hak-hak mereka itu.

Eksistensi vs Esensi

Manusia bukan bilangan, 
Manusia bukan bayangan, 
dan sebenarnya Manusia bukanlah benda, 
Hidup ataupun Mati.

Manusia terbentuk atas eksistensi dan esensi. 

Eksistensi adalah keberadaan manusia, 
maka termasuk dirinya sendiri dan lingkungan serta norma sekitar. 

Esensi adalah arti hidup manusia, maka termasuk didalamnya tujuan dan proses hidupnya. 

Eksistensi adalah kesepakatan, 
sedangkan Esensi adalah masalah.

Senin, 04 Juni 2012

Hibernasi

Membuka tabir kehidupan , , , ....
Mengagumi kuasa Sang Pencipta , . . .
Betapa indah dan luar biasa , . . .
Melontar seperti benang sari ...
Berhamburan menuju seluruh negeri...
Setiap butirnya sarat daya kehidupan ,
    Hidup akan terasa lebih hidup
Kala jiwa tak kenal lelah mengabdi    .. .
Menyinari seperti kilau sang mentari
Menumbuhkan setiap daya . . .
hidup yang terlelap dalam bumi ....
        Saat surya mulai tenggelam ..
Kehidupan meredup tapi tak pudar . . .
Menetap dan mengakar di perut bumi
Daya juangnya begitu kuat
Siap bertumbuh di waktu yang tepat
Menerima ketetapan-Nya :
Apa yang disebut , detik yang ditunjuk ,
dan apa yang menyertainya
      Manusia menjadi pribadi yang luar biasa
Karna kenyakinannya . . .
Tetapi tak jarang manusia dibutakan oleh keyakinannya.
Keyakinan positif yang kuat menjadikan siapa pun mampu bertahan di kutub terbeku di belahan bumi ini . . .
Keyakinan negative tanpa dasar yang kuat dan benar ,
menjadikan manusia itu mati sebelum maut menjemput . . .
      Seseorang yang ISTIMEWA , bukan yang selalu hadir di depan mata...
Bukan juga yang selalu ada di sisi
Melainkan dia yang setia di hati dan selalu diingat dalam barisan doa. . .
Kesetiaan yang mengerti . . . .
Kesabaran yang penuh arti.......

Sikap

Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan
Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.
Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.
Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.Akhirnya: Seluruh pilihan terletak di tangan Anda, tidak ada JIKA atau TETAPI. Andalah pengemudinya. Andalah yang menentukan JALAN HIDUP ANDA…!

Pesan Jrx SID Untuk OutSIDers & Lady Rose

Seorang OutSIDer bertanya kepada Jrx:

Bli Jrx waktu di MTV Award kok mau bersalaman dengan personil-personil PWG?
Waktu itu bendera SID kan dibakar sama anak Party Dork, trus lambang OutSIDer ditiban oleh Party Dork. Bukankah itu suatu pelecehan?

Jawaban Jrx:

Sampai saat ini saya belum melihat dengan mata kepala sendiri kalau SID dilecehkan oleh kelompok yg kamu sebut diatas. Kalau saya melihat langsung, sudah pasti saya akan berada di garis depan untuk membela band saya sendiri.

Dunia Punk Rock tidak sama dengan dunia sinetron/infotaiment yg penuh dengan sensasi/negatifisasi murahan dengan bumbu saling fitnah tidak jelas. Daripada kamu mikirin hal-hal sampah diatas, mending kamu konsen ke masalah yg sebenarnya, kalau kalian memang punya banyak waktu dan energi untuk melawan sesuatu, kenapa tidak lawan musuh yg sebenarnya? Kebodohan, terorisme, fasisme, korupsi, dan penyeragaman. Berani?

Dan kalau memang ada yg membakar bendera Outsider kenapa tidak langsung diselesaikan masalahnya waktu itu juga? Kalian lakukan apa yg harus dilakukan tidak harus mengadu sana-sini seperti bayi.

Outsider jangan sampai menjadi kelompok anak ceneng yg gemar gosip tapi tidak berani berbuat apa-apa!

Flosofi Di Balik Tato JRX

     Jerinx, menyimpan filosofi di balik tato-tato yang melekat di tubuhnya. Sadar bahwa tato merupakan sesuatu yang krusial, Jerinx tak mau asal menaruh gambar tanpa makna dan nilai apa-apa. Dia berujar bila tato itu bakal dibawa sampai mati. Jadi, harus punya makna yang dalam.

Tato yang ada di badan Bli Jerinx antara lain :
1.Tato bertuliskan "Grand Mom" di lengan kanan ia toreh ditubuhnya untuk mendedikasikannya kepada sang nenek
2. Judul lagu country yang dibawakan lagi sama Social Distortion yang liriknya bagus dan menyentuh banget bagi saya. Ditato di perut.
3. Tato Lady Rose, yang didedikasikan orang yang sangat berarti dan berharga bagi Jerinx
4. Tato naga yang berarti bahwa Jerinx ber-shio naga
5. Bahkan, Jerinx juga mengabadikan runtuhnya menara kembar WTC dalam tubuhnya

Rebel For Life



Rebel For Life

Pemberontak, rebel......what's came up in your head when you hear this word?

Melawan orang tua? Drugs? Mabuk lalu menghajar orang? or mengganti dress-code mu mengikuti gaya band2 yang over-played di MTV?

Well, no matter what you do, esensi pemberontakan tidak akan pernah berubah.

A real rebellion stays under your skin. Bukan dari dandanan, machoism, tattoos, piercing or anorexic-look yang dibuat-buat. There's two kinds of rebel. Once you're a real rebel, kamu akan selalu jadi a rebel for most of your lifetime, tak akan bisa berubah coz that's who you are. It's in your blood. Kamu akan selalu berpikir utk melawan kecenderungan2 yang ada, kapan saja dimana saja.But when you're a wannabe-rebel [pemberontak tanpa misi dan prinsip yang jelas] kamu hanya akan memandang sebuah pemberontakan dari sisi luarnya aja [baca: fashion] Dan a wannabe-rebel tidak akan pernah membuat sejarah atau melahirkan pemikiran baru yang lebih baik utk generasinya.

Kita orang timur emang seringkali bingung mengadaptasi culture barat yang sedemikian liberalnya, dimana disini masyarakat kita diikat oleh tatanan atau norma yang kadang gak penting dan berlebihan. Masyarakat kita mencintai keseragaman dan kurang menghargai sosok2 idealis or individualis. Menjadi seorang rebel memang susah untuk hidup di Indonesia, for real, tapi disanalah letak art of the rebellion-nya. Sesuatu yang memerlukan pengorbanan karena masyarakat kita masih cenderung melihat sisi negatif dari seorang rebel [di cap sok kebarat-baratan dll]. Padahal menjadi rebel bukanlah hal yang 100% salah. Tergantung apa yang kamu lawan. Misalnya, kamu benci melihat sinetron2 Indonesia yang mewah, dangkal dan mudah ditebak, lalu kamu bikin sebuah film dokumenter ttg bagaimana sinetron2 tsb membodohi masyarakat kita yang mayoritas masih hidup dibawah garis kemiskinan. Itu sebuah pemberontakan yang pintar. Sebuah counter thd. komersialitas dan penyeragaman yang berlebihan.

A real rebel selalu berada diluar kecenderungan masyarakat, dan itu bukanlah pilihan yang salah, selama kamu bisa bertahan dan mempertanggung jawabkan misi dari pemberontakkan mu.

Harus diingat, kecenderungan di masyarakat atau di scene tidak selalu benar dan baik buat kita.

Contohnya ketika trend emo menyerang, remaja kota2 besar beramai-ramai menutupi rambutnya dgn poni dan bikin band emo dadakan, alasannya biar keliatan 'cool' dan diterima di pergaulan kota besar yang makin konsumtif. Hanya sebagian kecil dari remaja2 kita yang serius menyimak dan mengerti lirik band2 emo. Ironis. Padahal diasalnya, band2 tsb terbentuk karena mereka sering tersisih dalam pergaulan, dan musik yang mereka tulis adalah penegas kalau mereka adalah orang2 yang berada diluar kecenderungan/pergaulan. Disini, oleh sebagian besar remaja malah dipakai senjata utk kelihatan 'up to date' dan 'gaul'[damn, i hate that word!]. Same thing happens to punkrock and ska and maybe rockabilly in the future.. Misi pemberontakannya ditinggalkan, fashion-nya di obral habis2an. Dan menurut saya itu samasekali bukan pemberontakan.

Kalau saya umpamakan pemberontakan adalah struktur sebuah lagu/band, jadinya begini: pakaian yang dikenakan oleh personel band, jenis suara gitar, drum dan suara teriakan/nyanyian vokal adalah media penyampai pemberontakan, sedangkan isi dari pemberontakan itu sendiri ada pada lirik. Karena lirik berasal dari pemikiran yang paling dalam, ada pesan yang ingin disampaikan. Banyak orang yang bisa bermain skillful, tempo drum hebat, tehnik vokal diatas angin dan bergaya spt rockstar kebanyakan groupies yang mempunyai masalah kejiwaan [yea right...] tapi jarang bgt ada band Indonesia, apalagi yang terkenal, punya lirik berontak yang skaligus pintar. Ujung2nya paling keras bisanya menghujat pemerintah tanpa ngasi solusi yang jelas, yang buruh bangunan pun bisa melakukan itu sambil menghisap kretek terakhirnya. Jadi ya, percuma saja kalau ada band yang merasa sudah pemberontak hanya karena memakai kaos gambar tengkorak, tattoo or mohawk, distorsi maksimum dgn beat drum yang berat, tapi liriknya masih standar khas Indonesia [lirik cinta yang dangkal dan di klip harus ada model cantik dan ganteng lagi berantem] Seorang rebel akan menemui kesulitan men-support band2 spt itu. Lagipula, kenapa harus nyerah ama standar2 yang dibikin ama generasi sblm kita, apa kita tidak punya hak utk punya taste thd standar yang berbeda?

Sekarang try to think, kecenderungan apa aja yang ada di masyarakat kita yang kamu rasa mengganggu tidurmu. Ignorance is the real enemy. Kamu benci melihat budaya kekerasan yang semakin populer di masyarakat, lawan itu semua dan jangan ikut menjadi seperti mereka. Kamu kesal stiap kali melihat masyarakat dengan santainya membuang sampah plastik sembarangan, jadilah seorang pro-environment dan pengaruhi orang2 disekitarmu. Kamu gak tega melihat hewan2 dibunuh utk dimakan, jadilah seorang vegetarian dan daftarkan dirimu di peta2.com. Kamu bosan melihat budaya modern nan konsumtif anak muda yang manja dan kadang berlebihan, jadilah seorang berandal pasar barang bekas dan kenakan pakaian bekasmu dengan bangga dan stylish. Kamu merasa menyesal membeli majalah yang dipenuhi wajah2 infotainment ga penting, bikin dan cetaklah wajahmu sendiri. Bosan ama design kaos2 distro yang makin seragam dan cheesy, bikin clothing-line mu sendiri. Akan lebih baik jika kamu melakukan itu semua tanpa menjadi seorang fasis yang kaku. Just do your own thing.

See..banyak hal2 berontak yang bisa kamu lakukan di Indonesia tanpa harus merugikan orang lain dan malah bisa menguntungkan jika kamu bisa me-manage 'kenakalanmu'

Jadilah seorang counter-culture with a big heart, yang bertanggung jawab, respect thd keluarga, lingkungan dan bumi pertiwi. Dont judge us, musicians, by the way we look or the way we dress, coz these days, anyone can look so punk, so psycho, so emo, so rockabilly, so metal dalam hitungan detik. Zap! Just like that!

Jangan sampai terjebak menjadi seorang rebel bodoh yang hanya mengejar status sosial.

You gotta know where you stand and why you stand there. Knowledge [pengetahuan] is king and that's all you need to be a real modern rebel.

Sikap Yang Benar

APA YANG HARUS DILAKUKAN DAN APA SIKAP YANG TEPAT UNTUK OUTSIDERS & LADY ROSE SAAT SID DI JELEK-JELEKAN ??

JRX :
TIDAK USAH BERLEBIHAN , APA LAGI MEMBALAS DENGAN CARA YANG SAMA ,ITU HANYA MENUNJUKKAN KALAU KAMU TIDAK LEBIH TERHORMAT

DIAM SENYUM TP OTAK BEKERJA DAN SERAHKAN KEADILAN PADA SEMESTA , MATA DAN TELINGA SEMESTA TAK PERNAH BUTA DAN TULI AKAN KEBENARAN

TUGAS OUTSIDERS & LADY ROSE :

KEBERPIHAKAN RUANG DAN WAKTU AKAN MEMBUKTIKANNYA

Jadikan Semua Indah

Jujur saya bangga dan sangat senang menjadi OUTSIDER, di dini saya menemukan jati diri saya... dan apa yang telah selama ini tersimpan dalam hidup saya dan sebelumnya tidak saya ketahui.. saya bisa mengenal teman-teman yang sangat bisa menghargai saya... saya merasa sangat tenang dan senang... jika kami sudah MERAPAT dan mengangkat gelas,,dan di iringi dentuman musik superman is dead... bagi saya itu adalah surga di mana saya bisa merasakanya di saat saya menginginkan...mungkin saat ini memang banyak yang menyalahgunakan nama outsider untuk membenci komunitas lain...bagi saya itu tidak penting....bahkan bisa di bilang saya benci mereka...karena itu bisa merusak nama baik OUTSIDER dan SUPERMAN IS DEAD itu sendiri.... buat apa kita rusuh kalau damai itu JELAS TERLIHAT LEBIH BAIK.... mungkin hanya perbedaan pendapat.... tapi dari perbedaan itu sendiri kita akan mengetahui apa yang sebelumnya kita tidak mengetahuinya,,, sampai saat inipun saya masih ingin belajar lebih jauh tentang OUTSIDER,,,karena bagi saya OUTSIDER bukan hanya komunitas musik...karena kami juga ingin mencari persatuan... tanpa perang... tanpa rusuh.... hanyalah kedamaian yang ada.... karena tidak ada yang mengajarkan kita untuk berperang....bahakan dari AGAMA,,KOMUNITAS dan ORGANISASI pun TIDAK ADA YANG MENYURUH KITA UNTUK BERPERANG.......inget brotha... kita semua sama...rata.... hanya jalan pemikiran yang berbeda....